image05 image06 image07 image08 image09

300x250 AD TOP

Text Widget

Updates

closed for 14th

AD (728x60)

TIPS MENJADI EKSEKUTIF MUDA Kita seringkali mendengar kata eksekutif, apalagi eksekutif muda. Profesi ini tentu menjadi impian banyak ora...
Kunjungan Gugusdepan Tahun 2015
data:post.title Salam Pramuka Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang C.q. Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandeg...
Lumajang Goes to Raimuna Jawa Timur 2013
data:post.title Raimuna Jawa Timur merupakan kegiatan pertemuan berkala antara Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega ...
JOTI LUMAJANG 2013
                                                   "PERSAHABATAN" Jarak Bukanlah Mas...
Cara Pengisian Nickname dan Kode kwarran
JOTI LUMAJANG 2013 Nickname dan topic harap memperhatikan yang telah ditentukan sebagaimana berikut : Nickname peserta merupakan kom...
Pendidikan Instruktur Muda (PIM) Tahun 2012
“Camp Management” Jangan pernah bilang kalau “ lo aja kali, gue enggak. ..” karena pes...

Find Us On Facebook

Diberdayakan oleh Blogger.

Sponsor

Follow by Email

Blog Archive

Video Of Day

Feature Label Area

Selasa, 10 Maret 2015

Tagged under:
TIPS MENJADI EKSEKUTIF MUDA
Kita seringkali mendengar kata eksekutif, apalagi eksekutif muda. Profesi ini tentu menjadi impian banyak orang dan ternyata semua orang bisa menjadi eksekutif sukses di bidangnya.

Dalam sebuah seminar bertajuk “How To Be The Executive” yang pernah diadakan oleh Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Jan Darisan, seorang pakar human resource development (HRD), mengatakan bahwa ada lima kunci sukses yang harus dimiliki oleh seorang eksekutif.
“Seorang eksekutif yang ingin mencapai sukses harus memiliki lima kunci sukses yaitu target karier, kompetensi, konsistensi, koneksi, dan komitmen,” ujarnya.
Pertama-tama, untuk menjadi seorang eksekutif andal, kita harus membuat target karier yang ditulis dengan memetakan imajinasi atau lebih dikenal dengan mind mapping. Satu jalur untuk setiap target. Setelah memetakan target, perlu meningkatkan kompetensi yang kita miliki di bidang tersebut.
Kemudian, secara konsisten mengembangkan kompetensi tersebut. Setelah matang secara kompetensi, kita perlu mencari koneksi tempat bekerja yang cocok dengan kompetensi yang dimiliki. Setelah itu, kita harus memiliki komitmen dalam menjalankan pekerjaan tersebut.
Ia menambahkan, untuk bisa bertahan di tempat kerja yang baru diperlukan dua tips and trik. Pertama, kenali tempat Anda melamar kerja kemudian ubah diri Anda dan sesuaikan dengan budaya tempat Anda bekerja.
“Saya harap dengan memberikan pengarahan seperti ini, saya bisa membimbing anak muda agar menjadi SDM (sumber daya manusia) yang berkualitas karena yang terpenting adalah SDM-nya bukan SDA (sumber daya alam) nya. Banyak negara yang tidak memiliki SDA seperti Hongkong dan Singapura tetapi negaranya maju karena SDM-nya berkualitas,” jelas Jan Darisan.

dari : Kampungtki.blogspot.com

Kamis, 05 Maret 2015

Tagged under:

Kunjungan Gugusdepan Tahun 2015

Salam Pramuka
Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang C.q. Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega Kwartir Cabang Lumajang akan menyelenggarakan Kunjungan Gugusdepan yang bertujuan untuk mengevaluasi pembinaan pramuka penegak di Gugusdepan dan pengumpulan data potensi masing-masing gugusdepan yang ada di wilayah kwartir cabang lumajang, dan menjadi ajang silaturahmi DKC Lumajang ke masing-masing anggota pramuka penegak yang berada di gugusdepan untuk menyukseskan kegiatan akbar bagi pramuka penegak pandega lumajang "Raimuna Cabang" yang akan dilakssanakan pada tahun 2015.
1. Form Administrasi Gugusdepan Download disini
2. Rule of the game kunjungan gudep Download disini
Salam Pramuka
 



Jumat, 25 Oktober 2013

Tagged under:

Lumajang Goes to Raimuna Jawa Timur 2013

Raimuna Jawa Timur merupakan kegiatan pertemuan berkala antara Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di Jawa Timur, kini Raimuna Jawa Timur hadir di tengah-tengah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Jawa Timur. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 15-21 Desember 2013 bertempat di Desa Pramuka Lebakharjo, kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Secara geografis Lebakharjo terletak di Malang selatan perbatasan antara Kabupaten Malang dengan Kabupaten Lumajang. Desa yang dulu pernah digunakan kegiatan PW Asia Pasifik dan Comdeca kini telah menjadi desa yang berkembang.

Kesempatan kali ini Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang akan ikut serta memeriahkan pesta 5 tahunan Penegak Pandega, dan akan mengirimkan 4 Umpi yang terdiri dari 2 Umpi Putera dan 2 Umpi Puteri. Pendaftaran peserta dibuka mulai tanggal 26 Oktober 2013 - 9 Nopember 2013.
Informasi lebih lanjut silahkan hubungi;
Dewan Kerja Cabang Lumajang A.n Syaiful Rijal Zarkasi 085746745345.
Telp. Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang (0334) 883208.
Juklak Raimuna Daerah Jawa Timur 2013 Download disini

                                               SALAM ARYAWIRARAJA


Rabu, 16 Oktober 2013

Tagged under:

JOTI LUMAJANG 2013



                                                 
"PERSAHABATAN"
Jarak Bukanlah Masalah Untuk Tetap Berbagi

Jambore On The Air (Jota) dan Jambore On Internet (JOTI) adalah acara tahunan dimana sekitar 1.000.000 Pramuka dan Kepanduan dari seluruh dunia melakukan kontak satu sama lain dengan sarana radio amatir dan internet. Pada tanggal 18 – 20 Oktober 2013, akan dilaksanakan Jota dan Joti Internasional.



pada kesempatan kali ini DKC Lumajang turut berpartispiasi memeriahkan event internasional ini dengan mengadakan JOTI Lumajang 2013 yang bisa dibilang JOTI nya Arek Lumajang. kegiatan ini bisa diikuti oleh Pramuka Penggalang, Penegak, dan Pandega se kwarcab Lumajang.

Kegiatan ini pada dasarnya dibagi menjadi dua; untuk JOTI Lumajang, rekan-rekan bisa langsung ke JOTI Area yang ada dihalaman utama dkclumajang.blogspot.com. yang akan dibuka pada 18 oktober hingga 20 oktober nanti.di JOTI ini rekan-rekan dapat berdiskusi via chat bersama rekan-rekan pramuka yang lain, tentunya dengan topik-topik seru yang telah disediakan oleh operator.

sedangkan untuk JOTA Rekan-rekan akan mengikuti seminar teknologi radio sebelum akan diajak bergabung di forum JOTA Internasional. jadi, rekan-rekan sekalian akan mendapatkan pengetahuan seputar teknologi komunikasi radio dan tata cara serta tata aturan dalam melakukan JOTA Internasional nanti (DKC Lumajang berpartisipasi di rollcall JOTA Jatim dan JOTA Internasional, dan tidak membuka rollcall Lumajang). fee untuk peserta JOTI Lumajang hanya Rp. 15.000 ; mendapatkan Piagam Penghargaan ,Badge Kegiatan.. dan bisa di ambil mlai tanggal 22 - 25 Oktober 2013.

tak kalah, DKD Jamur pun turut ambil perannya..... Dewan kerja jawa timur juga membuka forum komunikasi radio dan internet untuk anggota pramuka se kwarda jatim atau yang disebut JOTA JOTI Jawa Timur. lebih lengkapnya dibaca disini

Sedangkan Untuk bergabung di JOTI International silahkan Registrasi dulu disini, dan bisa menggunakan MIRC, Silahkan Download panduannya disini

Harapannya, dari kegiatan ini rekan-rekan pramuka se kabupaten Lumajang bahkan sedunia untuk dapat saling berbagi rasa dan berbagi cerita dengan memanfaatkan teknologi komunikasi saat ini, sesuai dengan temanya "PERSAHABATAN".

AYO BERJOTA-JOTI, BERBAUR, BERCERITA, BERBAGI 


                                                  "SALAM ARYAWIRARAJA"

Selasa, 15 Oktober 2013

Tagged under:

Cara Pengisian Nickname dan Kode kwarran


JOTI LUMAJANG 2013
Nickname dan topic harap memperhatikan yang telah ditentukan sebagaimana berikut :
Nickname peserta merupakan kombinasi dari nama_kode golongan / DK_kode kwartir, kode gugusdepan
Contoh :
Fison_DK_1308           : DKC Lumajang
Dedi_DK_07                 : DKR Lumajang
Yanuar_G_03086         : Penggalang Gudep Panjaitan
Amin_T_07159             : Penegak Ambalan H.O.S. Cokroaminoto
Lukman _D_07159       : Pandega Racana H.O.S. Cokroaminoto

Untuk mendaftarkan diri di JOTI Database (buku peserta induk JOTI Lumajang) dapat mengirimkan pesan via Email dengan mencantumkan nickname dan data asli.

Pada akhir sesi topic akan diumumkan kesimpulan

Kode Kwarran se Kwarcab Lumajang
KODE
KWARRAN
KODE
KWARRAN
KODE
KWARRAN
01
Ranuyoso
08
Senduro
15
Yosowilangun
02
Klakah
09
Tempeh
16
Rowokangkung
03
Randuagung
10
Pasirian
17
Tekung
04
Jotiroto
11
Candipuro
18
Kedungjajang
05
Gucialit
12
Pronojiwo
19
Padang
06
Sukodono
13
Tempursari
20
Pasrujambe
07
Lumajang
14
Kunir
21
Sumbersuko

Selasa, 23 April 2013

Tagged under:

Pendidikan Instruktur Muda (PIM) Tahun 2012




“Camp Management”
Jangan pernah bilang kalau “lo aja kali, gue enggak...” karena peserta PIM udah berikrar untuk bertanah air satu, Tanah Air Indonesia, memiliki yel-yel satu,  “PIM 2012..?” jawabnya,“Yes, We Are”.
PIM (Pendidikan Instruktur Muda) 2012 adalah salah satu wadah kegiatan kepramukaan pemuda untuk mendidik dan melatih menjadi seorang instruktur/pemimpin. Tujuan dari kegiatan ini adalah dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan pramuka penegak dan pandega Lumajang. Dengan melatih pramuka penegak pandega diharapkan dapat memiliki sifat tanggungjawab, sebagaimana tugas utama seorang pemimpin. Selain itu peserta juga mendapat pendidikan mengatur suatu kegiatan, mulai dari proses perencanaan, proses pelaksanaan, dan proses evaluasi. “Seorang Leader  harus bisa ngomong” ya itulah yang sering dikatakan Kak Sofyan Hanafi selaku ketua DKC Lumajang. Memang benar seorang pemimpin harus bisa bicara, maksudnya harus mampu mengarahkan program dan tujuan ke depan bersama anggotanya, serta mampu bertanggungjawab. Kegiatan yang berbasis kepemimpinan ini diselenggarakan pada Senin hingga Kamis, tanggal 24-27 Desember 2012, bertempat di desa Sumber Urip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Sasaran kegiatan ini adalah pramuka penegak-Pandega se Kabupaten Lumajang, dengan ketentuan sehat jasmani dan rohani, berusia 16-25 tahun, anggota aktif di gugus depan atau DKR, minimal Pramuka Penegak Bantara.
Perkemahan yang nomaden ini, berhasil menyerap 50 peserta yang terdiri atas pramuka penegak berasal dari SMA, MA, SMK, dan pramuka pandega se-Kabupaten Lumajang. Selain itu Kegiatan PIM ini mampu menarik peserta yang berasal dari luar kota Lumajang, yakni 3 peserta yang merupakan utusan DKC kabupaten Pasuruan.

Perkemahan ini bisa dikatakan nomaden, karena secara teknik lokasi perkemahan berpindah-pindah, dikonsep demikian untuk melatih peserta agar siap dan sigap pada situasi dan kondisi apapun. Pada hari pertama, Senin 24 Desember 2012, diawali kegiatan Upacara pembukaan yang diresmikan langsung oleh Ketua Kwarcab Lumajang Drs. H. Fatchurrochim, M. Si. bertempat di SDN Sumber Urip 02, Kecamatan Pronojiwo. Disini peserta mendapatkan materi, mulai dari materi Managemen Perkemahan yang disampaikan oleh Kak Sofyan Hanafi, Materi SURVIVAL oleh Kak Zainudin Ghozali (andalan daerah Jatim), materi Navigasi Darat oleh Kak Prio Utomo (andalan cabang Lumajang). Kegiatan pada Camp 1 ini berakhir hingga hari Selasa, 25 Desember, pukul 08.00, yang diakhiri dengan kegiatan Clean-Up, kemudian dilanjutkan Packing dan pemberangkatan yang dipimpin oleh Kak Rizal Zarkasyi selaku sangga kerja.  Lokasi Camp 2 bertempat di Hutan Kaki Gunung Semeru, yang berada di sebelah selatan gunung Semeru. Perjalanan menuju camp 2 berjarak sekitar 3-4 km dengan memakan waktu sekitar 5 jam. Selama perjalanan, secara berkelompok peserta mendapat tugas membuat peta perjalanan, jadi sepanjang perjalanan peserta harus membidik arah rute, menghitung jarak perjalanan tersebut. Selain itu beban yang terlalu berat di punggung, packing yang kurang tepat, cuaca yang panas, juga menjadi penghambat perjalanan. Sehingga jangka waktu perjalanan tidak seperti yang diharapkan, meskipun begitu, peserta PIM masih tetap bersemangat melanjutkan perjalanan J.
Sekitar jam 12.30 peserta sampai di sebuah dataran ilalang yang dihiasi pohon cemara. Secara berkelompok peserta mendapat tugas membuat sebuah peta lokasi. Peserta harus membidik tanda-tanda yang sudah ditentukan, kemudian menggambarnya menjadi sebuah peta lokasi. 2 jam telah berlalu cukup untuk mengerjakan tugas dan melepas rasa lelah. And then perjalanan dilanjutkan menuju Camp 2, dengan waktu sekitar 1 jam, dengan jarak sekitar 1,5 km. Akhirnya sampai juga di lokasi. Lokasi ini sangat menguji ketangkasan kan ketrampilan peserta karena lokasi jauh dari air, jauh dari pemukiman penduduk, jauh dari fasilitas kesehatan, dll. Selama di Camp 2 ini, peserta dilatih untuk mampu mengatasi resiko yang terjadi, yang mana hal itu disampaikan dalam materi Managemen Resiko yang disampaikan oleh Kak Fison Fahmi selaku DKC kabupaten Lumajang, selain itu peserta juga diberi tantangan yang berupa game-game seru yang dipimpin oleh kak Niko selaku sangga kerja. Kegiatan di Camp 3 ini berakhir hingga Rabu, 26 Desember pukul 08.00, kemudian dilanjutkan tracking menuju camp 3, yang berada di SMA Pronojiwo.

Perjalanan menuju Camp 3, peserta tidak lagi mendapat tugas membuat peta perjalanan, namun peserta harus berjalan menyusuri arah mengalirnya mata air. Perjalanan susur sungai itu berjarak sekitar 1 km. Kemudian perjalanan melewati tempat mengalirnya lava dari gunung semeru (Jawa:banjiran) sekitar 2 km. Sekitar pukul 10.00 Wib, sampailah di pemukiman warga, namun peserta harus tetap berjalan hingga sampai lokasi Camp 3. Perjalanan melewati bukit-bukit salak, dan turun menyusuri kebun-kebun yang terlihat hijau, dan jauh dari ramainya kota, dan pekatnya polusi udara. Tak jarang peserta berhenti umtuk menikmati keindahan panorama yang telah di hamparkan Sang Maha Pencipta sambil menikmati buah salak yang diberi oleh masyarakat setempat, tak heran jika salak merupakan salah satu hasil pertanian yang menjadi salah satu komoditas utama penduduk desa Pronojiwo, dan itu mampu meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Alhamdulillah akhirnya perjalanan yang menelan waktu sekiar 5 jam, dengan jarak 7 km, akhirnya mengantarkan peserta ke lokasi Camp 3 pada pukul 13.00 Wib. Sekitar 1 jam peserta mendapat waktu untuk istirahat, sholat, makan. kemudian jam 14.00 peserta harus berkumpul lagi untuk mendapat tugas berikutnya. Tugas yang diberikan berupa tugas umum, maksudnya semua peserta melebur menjadi satu tim, untuk membuat sebuah perkemahan besar, mereka harus bagi tugas ada yang berperan sebagai sangga kerja, dan ada yang berperan sebagai peserta. Pada prinsipnya tugas ini merujuk pada materi yang sudah mereka terima, yakni materi managemen perkemahan, dan materi menejemen resiko. Semua peserta harus kerjasama dalam menyusun konsep perkemahan tersebut, mulai dari proses perencanaan, hingga proses pelaksanaan. Hari telah gelap, tibalah waktu Malam Aryawiraraja, malam yang ditunggu oleh peserta perkemahan. Pada malam ini masing-masing tim/kelompok harus menampilkan kreasinya, mulai dari menyanyi, puisi, drama, dll. Dan yang tak kalah seru juga disajikan game seru yang mampu membuat malam itu semakin berkesan, yah tentunya semua itu setelah prosesi api unggun. Selain itu ada juga segmen yang paling penting yaitu curah argumen. Pada segmen ini semua peserta harus bersuara, bukan sekedar mengeluarkan suara, melainkan berpendapat, baik berupa saran, kritik, uneg-uneg ataupun kesan, dan pesan. Pagi menjelang, disambut sang mentari dengan uluran senyum yang merekah di ujung timur, kalender menunjukkan Kamis, 27 Desember 2012. Kegitan rutin mulai menghiasi penduduk Pronojiwo, begitu juga peserta perkemahan. Semua peserta melaksanakan sholat, mulai dari sholat pada pukul 04.00, kemudian giat sehat hingga pukul 06.00, kemudian masak, dan dilanjutkan makan besar. Karena merupakan hari terakhir jadi peserta yang sudah terbagi dalam beberapa kelompok/tim harus mampu menunjukkan eksistensinya sebagai koki. Semua kelompok harus memasak semua bahan makanan yang masih tersisa, dan harus dimasak seenak mungkin. Kecuali beras. Karena kalau dimasak semua, misalnya tidak habis, nanti yang makan siapa? Jadi mubadzir kan? Nah jadi sisa beras yang tidak dimasak dijadikan satu kemudian disumbangkan kepada masyarakat kurang mampu yang berada sekitar lokasi perkemahan.
Rencana Tindak Lanjut (RTL), itulah program selanjutnya yang harus ditempuh peserta PIM. RTL ini berisi program-program yang akan dilalui setiap peserta dalam rangka pengamalan ilmu/materi yang telah diterima untuk disalurkan kepada teman-teman saat kembali ke gugus depan/ranting masing-masing. Waktu sudah menunjukkan pukul 13.30, upacara penutupan dimulai, yang ditutup langsung oleh Kak Prio Utomo. Upacara penutupan ditandai dengan pelepasan tanda peserta serta penyematan tiska, dan pemberian sertifikat kegiatan.